#Berita

Banjarbaru Ramadahn Festival 2024 Resmi di Buka

Banjarbaru Ramadahn Festival 2024 Resmi di Buka

Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin membuka secara langsung Pasar Wadai Ramadhan 1444 H, di Lapangan dr. Murdjani Kota Banjarbaru, Kamis (23/03/2023).

Bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, dan Sekda Kota Banjarbaru H. Said Abdullah, Aditya menuturkan, tidak ada biaya sewa stan di pasar wadai untuk UMKM Kota Banjarbaru.

“Ada sekitar 50 stan yang dikerja samakan dengan Pemerintah Kota dengan pihak penyelenggara, dan ini kita gratiskan untuk UMKM Kota Banjarbaru, Alhamdulillah UMKM Kota Banjarbaru sangat antusias untuk mengikuti, jadi jumlah 50 ini sangat kurang sebenarnya, mudah-mudahan di tahun depan bisa kita tambah lagi,” katanya.

Masih kata Aditya, suami dari desainer ternama ini menjelaskan, jam operasional pasar wadai diatur agar tidak mengganggu masyarakat melaksanakan ibadah salat magrib dan tarawih.

“Pasar wadai buka dari jam 3 sampai dengan buka puasa, setelah buka puasa tutup, sampai jam setengah 9 malam baru boleh buka lagi, untuk membantu masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadhan, baik salat magrib sampai dengan tarawih,” imbuhnya.

Lebih lanjut, orang nomor 1 di Kota Banjarbaru ini berharap, pasar wadai yang dibalut dengan Ramadhan Fair ini, menghasilkan perputaran ekonomi yang berjalan dengan baik.

“Ramadhan sebagai wisata kulinernya ini diatas 70%, 30% baru boleh diluar makanan, minuman khas lokal,” tuturnya.

Setelah melaksanakan pembukaan pasar wadai yang juga dirangkai dengan penyerahan sepeda dan sembako kepada masyarakat disabilitas, Aditya bersama Wartono, Said Abdullah, serta Forkopimda Kota Banjarbaru, berkeliling pasar wadai untuk membeli berbagai macam takjil yang telah dipadati pengunjung. (Orz/Aldi/MedCenBJB)

Festival Salikur Tahun 2024 Dimulai

Festival Salikur Tahun 2024 Dimulai

MEDIA CENTER BANJARBARU – Dengan tema ‘Kita raih cahaya berkah Ramadhan’ Festival Salikur Tahun 2024 Kota Banjarbaru resmi dimulai, yang ditandai dengan pelepasan dewan juri oleh Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufti Ariffin, di Lapangan dr. Murdjani, Sabtu (30/03/2024) malam.

Festival Salikur ini dilaksanakan sebagai wujud kecintaan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan, dan kegiatan yang bermanfaat sebagai syiar islam. Dengan menghias lingkungan, kampung, komplek, maupun RT/RW, dengan berbagai lampu hias, hingga lampion unik dan menarik

Wali Kota Banjarbaru berharap, Festival Salikur ini rutin dilaksanakan, dan bisa dipertahankan tidak hanya dalam bulan Ramadhan saja.

“Mudah-mudahan kreasi yang sudah dilaksanakan ini bisa dipertahankan walaupun bukan di bulan Ramadhan, sehingga kampung, RT, selalu indah, selalu nyaman, mudah-mudahan ini bisa menjadi daya tarik sendiri untuk Kota Banjarbaru,” katanya.

Aditya juga menjelaskan alasan Festival Salikur ini dilaksanakan di kampung-kampung.

“Memang kita sengaja membuat acara ini di kampung-kampung, bukan di jalan, kita tidak ingin ada titik kumpul karena banyak masyarakat yang terganggu, baik jalan macet dan lainnya,” imbuhnya.

Kemudian ia menambahkan, penilaian peserta yang mengikuti Festival Salikur ini berdasarkan estetika kreasi, inovasi, dan keindahan.

“Yang dinilai estetika di kampung-kampung, terutama di RT yang mendaftar (lomba salikur), melaksanakan kreasi, inovasi, keindahan kampung, itu yang dinilai,” ucapnya.

Diinformasikan, selain lomba menghias kampung, Festival Salikur juga menggelar lomba fotografi, yang mana objek foto tersebut merupakan tempat peserta lomba tanglong dan lampion. (Orz/Typ/MedCenBJB)